Selasa, 22 Februari 2011

Studi Kelayakan Bisnis

Pengertian dan Ruang Lingkup Proyek
A.   Pengertian
Kita pasti sering mendengar yang namanya studi kelayakan bisnis, tapi banyak juga di antara kita yang tidak mengerti apa pengertian studi kelayakan bisnis tersebut.
Studi kelayakan bisnis è adalah penelitian yang menyangkut berbagai aspek baik itu  aspek hukum, sosial ekonomi dan budaya, aspek pasar dan pemasaran, aspek teknis dan teknologi sampai dengan aspek manajemen dan keuangan
Semua aspek di atas digunakan untuk dasar penelitian studi kelayakan bisnis dan hasilnya digunakan untuk mengambil keputusan apakah suatu bisnis atau usaha dapat dikerjakan, ditunda bahkan tidak dijalankan sama sekali.
Pengertian proyek è adalah penelitian yang menyangkut berbagai aspek dalam kehidupan yaitu dari aspek hukum, sosial ekonomi dan budaya, aspek pasar dan pemasaran, aspek teknis dan teknologi sampai dengan aspek manajemen dan keuangannya, dimana semua digunakan untuk dasar penelitian dan hasilnya digunakan untuk mengambil keputusan apakah suatu proyek dapat dikerjakan atau ditunda dan bahkan tidak dijalankan.
Pentingnya Studi Kelayakan Bisnis  è Studi Kelayakan Usaha adalah suatu penelitian tentang layak tidaknya suatu usaha dilakukan dengan menguntungkan secara terus menerus.
Ada dua studi yang dapat digunakan, yaitu :
·      Studi Kelayakan Usaha (Feasibility Study of Business)
·      Analisis SWOT: STRENGHT (Kekuatan), WEAKNESS (Kelemahan), OPPORTUNITY (Peluang), THREAT (Ancaman).
Hasil FS pada prinsipnya digunakan untuk antara lain ::
·      Merintis usaha baru;
·      Mengembangkan usaha yang sudah ada
·      Memilih jenis usaha atau investasi/proyek yang paling menguntungkan.
Adapun pihak yang memerlukan FS diantaranya:
·      Pihak wirausaha (pemilik perusahaan )
·      Pihak investor dan penyandang dana;
·      Pihak masyarakat dan pemerintah.
B.    Aspek dalam Studi Kelayakan
Ruang lingkup aspek-aspek yang terdapat pada proyek yang terdiri dari berbagai aspek antara lain :
1.    Aspek hukum è Berkaitan dengan keberadaan secara legal dimana proyek akan dibangun yang meliputi ketentuan hukum yang berlaku termasuk :
·      Izin Lokasi :
-      sertifikat (akte tanah),
-      bukti pembayaran PBB yang terakhir,
-      rekomendasi dari RT / RW / Kecamatan
·      Izin Usaha :
- Akte pendirian perusahaan dari notaris setempat PT/CV atau berbentuk badan hukum lainnya.
- NPWP (nomor pokok wajib pajak)
- Surat tanda daftar perusahaan
- Surat izin tempat usaha dari pemda setempat
- Surat tanda rekanan dari pemda setempat
- SIUP setempat
- Surat tanda terbit yang dikeluarkan oleh Kanwil Departemen Penerangan
Aspek hukum mempelajari tentang:
·  Bentuk badan hukum yang akan dipergunakan
·  Jaminan-jaminan yang bisa disediakan kalau akan menggunakan sumber dana yang berupa pinjaman
·  Berbagai akta, sertifikat, ijin yang diperlukan, dsb.
2.    Aspek Sosial Ekonomi dan Budaya è Berkaitan dengan akibat yang diberikan kepada masyarakat karena adanya suatu proyek tersebut :
·      Dari sisi budaya è Mengkaji tentang dampak keberadaan peroyek terhadap kehidupan masyarakat setempat, kebiasaan adat setempat.
·      Dari sudut ekonomi è Apakah proyek dapat merubah atau justru mengurangi income per capita panduduk setempat. Seperti seberapa besar tingkat pendapatan per kapita penduduk, pendapatan nasional atau upah rata-rata tenaga kerja setempat atau UMR, dll.
·      Dan dari segi social è Apakah dengan keberadaan proyek wilayah menjadi semakin ramai, lalulintas semakin lancar, adanya jalur komunikasi, penerangan listrik dan lainnya, pendidikan masyarakat setempat.
Untuk mendapatkan itu semua dengan cara wawancara, kuesioner, dokumen, dll. Untuk melihat apakah suatu proyek layak atau tidak dilakukan dengan membandingkan keinginan investor atau pihak yang terkait dengan sumber data yang terkumpul.
Aspek ekonomi dan sosial, meliputi penelitian tentang:
·      Pengaruh proyek tsb terhadap peningkatan penghasilan negara
·      Pengaruh proyek tsb terhadap devisa yang bisa dihemat dan bisa diperoleh
·      Penambahan kesempatan kerja
·      Pemerataan kesempatan kerja
·      Bagaimana pengaruh proyek terhadap industri lain
·      Aspek yang bersifat sosial.
3.    Aspek pasar dan pemasaran è Berkaitan dengan adanya peluang pasar untuk suatu produk yang akan di tawarkan oleh suatu proyek tersebut :
   Potensi pasar
• Jumlah konsumen potensial, konsumen yang mempunyai keinginan atau hasrat untuk membeli.
Tentang perkembangan/pertumbuhan penduduk :
• Daya beli, kemampuan konsumen dalam rangka membeli barang mencakup tentang perilaku, kebiasaan, preferensi konsumen, kecenderungan permintaan masa lalu, dll.
• Pemasaran, menyangkut tentang starategi yang digunakan untuk meraih sebagian pasar potensial atau pelung pasar atau seberapa besar pengaruh strategi tersebut dalam meraih besarnya market share.
Aspek pasar dan pemasaran mempelajari tentang:
·      Permintaan, secara total atau terinci menurut daerah, jenis konsumen, perusahaan besar pemakai, proyeksi permintaan
·      Penawaran, dalam negeri dan impor, perkembangan di masa lalu dan perkiraan di masa datang, faktor yang mempengaruhi penawaran
·      Harga, perbandingan dengan barang impor, produksi dalam negeri lain, kecenderungan perubahan harga dan polanya
·      Program pemasaran, strategi pemasaran (marketing mix), siklus kehidupan produk
·      Perkiraan penjualan dan market share yang bisa dikuasai.
Analisa pasar penting untuk memperkirakan berapa penjualan yang bisa dicapai oleh perusahaan.
Analisis aspek pemasaran è Dalam analisis pasar ada beberapa komponen yang harus dianalisis dan dicermati, di antaranya :
  • Kebutuhan dan keinginan konsumen;
  • Segmentasi pasar
  • Target;
  • Nilai tambah;
  • Masa hidup produk;
  • Struktur pasar
  • Persaingan dan strategi pesaing
4.    Aspek teknis dan teknologi è Berkaitan dengan pemilihan lokasi peroyek, jenis mesin, atau peralatan lainnya yang sesuai dengan kapasitas produksi, lay out, dan pemilihan teknologi yang sesuai.
Aspek teknis dan produksi, menyangkut pertanyaan tentang:
·      Apakah studi dan pengujian pendahuluan pernah dilakukan?
·      Apakah skala produksi yang dipilih sudah optimal? (meminimumkan biaya produksi rata-rata atau memaksimumkan laba, fasilitas ekspansi, dsb)
·      Apakah proses produksi yang dipilih sudah tepat?
·      Apakah mesin-mesin dan perlengkapan yang dipilih sudah tepat? (umur ekonomis dan fasilitas pelayanan jika terjadi kerusakan)
·      Apakah perlengkapan tambahan dan pekerjaan teknis tambahan telah dilakukan? (termasuk material handling, suplai bahan pembantu, kontrol kualitas).
·      Apakah telah disiapkan kemungkinan penanganan terhadap limbah produksi?
·      Apakah tata letak yang diusulkan dari fasilitas produksi cukup baik?
·      Bagaimana dengan pemilihan lokasi dan site produksi?
·      Apakah skedul kerja telah dibuat dengan cukup realistis?
·      Apakah teknologi yang akan digunakan bisa diterima dari pandangan sosial?
Analisis aspek produksi è Beberapa unsur dari aspek produksi/operasi yang harus dianalisis di antaranya :
  • Lokasi operasi
  • Volume operasi;
  • Mesin dan peralatan;
  • Bahan baku dan bahan penolong;
  • Tenaga kerja;
  • LAY-OUT
5.    Aspek manajemen è Berkaitan dengan manajemen pembangunan proyek dan operasionalnya.
Aspek manajemen mempelajari tentang:
·      Manajemen dalam masa pembangunan proyek. Siapa pelaksana proyek, bagaimana jadwal penyelesaian proyek, siapa yang melakukan studi masing-masing aspek: pemasaran, teknis, dan lain sebagainya
·      Manajemen dalam operasi. Bentuk organisasi/badan usaha yang dipilih. Struktur organisasi, deskripsi jabatan, dan spesifikasi jabatan. Anggota direksi dan tenaga-tenaga kunci. Jumlah tenaga kerja yang akan digunakan.
Analisis aspek manajemen è Beberapa unsur  yang harus dianalisis di antaranya :
  • Kepemilikan
  • Organisasi
  • TIM Manajemen
  • Karyawan;
6.    Aspek keuangan è Berkaitan dengan sumber dana yang akan diperoleh dan proyeksi pengembaliannya dengan tingkat biaya modal dan sumber dana yang bersangkutan.
Aspek keuangan mempelajari berbagai faktor penting:
·      Dana yang diperlukan untuk investasi, untuk aktiva tetap maupun modal kerja
·      Sumber-sumber pembelanjaan yang akan dipergunakan
·      Taksiran penghasilan, biaya, dan rugi/laba pada berbagai tingkat operasi, serta estimasi tentang break event proyek
·      Manfaat dan biaya dalam artian finansial, seperti rate of return on investment, net present value, internal rate of return, profitability index, dan payback period. Estimasi terhadap risiko proyek (total dan sistematis)
·      Proyeksi keuangan. Pembuatan neraca yang diproyeksikan dan proyeksi sumber dan penggunaan dana. 
Analisis aspek keuangan è Meliputi komponen-komponen sebagai berikut :
·      Kebutuhan dana;
·      Sumber dana;
·      Proyeksi neraca;
·      Proyeksi laba rugi;
·      Proyeksi aliran kas (cash flow)
Contoh pembangunan proyek seperti pembangunan kompleks perumahan, pembangunan ruko-ruko, pembangunan sarana umum, perbaikan jalan dan lain-lain.

Desain Studi Kelayakan
Tujuan
Setelah mempelajari Bab ini mahasiswa diharapkan dapat memahami:
          Aspek-aspek apa saja yang perlu diperhatikan dalam menyusun laporan studi kelayakan? Bagaimana sejarah proyek? Siapa sponsor proyek?
          Studi kelayakan dilakukan oleh sponsor proyek sendiri atau menggunakan jasa konsultan? Perlu jasa konsultan luar negeri?
          Bagaimana ide pertama muncul? Apa pendorongnya? Sponsor mempunyai pengetahuan tentang proyek?
          Sejauh mana aspek yang mempengaruhi proyek akan diteliti? Alat dan kerangka analisa apa yang diperlukan? Data apa dan siapa sumber data untuk keperluan analisa?
Identifikasi Kesempatan Usaha
Tahap melakukan proyek investasi:
1.       Identifikasi, sponsor proyek melihat adanya kesempatan investasi yang menguntungkan. Pengamatan terhadap lingkungan untuk memperkirakan kesempatan dan ancaman usaha
2.       Perumusan, tahap menerjemahkan kesempatan investasi kedalam suatu rencana proyek yang konkret, dengan faktor-faktor yang penting dijelaskan secara garis besar
3.       Penilaian, melakukan analisa dan menilai aspek pasar, teknik, keuangan, dan perekonomian
4.       Pemilihan, melakukan pemilihan dengan mengingat segala keterbatasan dan tujuan yang akan dicapai
5.       Implementasi, menyelesaikan proyek tersebut dengan tetap berpegang pada anggaran.
Identifikasi kesempatan berusaha, bisa dilakukan dengan menggunakan berbagai cara:
a.       Mempelajari impor.
b.      Menyelidiki material lokal untuk kemungkinan eksploitasi lebih lanjut
c.       Mempelajari keterampilan tenaga kerja, terutama untuk jenis industri tertentu
d.      Melakukan studi industri
e.      Menerapkan kemajuan teknologi. Perubahan teknologi dari waktu ke waktu memungkinkan investor memanfaatkan sebelum pihak lain menggunakannya (competitive advantage).
f.        Mempelajari hubungan antar-industri.
g.       Menilai rencana pembangunan.
h.      Melakukan pengamatan di tempat lain.
Tujuan Keputusan Investasi
Tujuan yang paling tepat dari pengambilan keputusan untuk melakukan investasi adalah untuk memaksimumkan nilai pasar modal sendiri (saham).
Tujuan ini menghadapi masalah-masalah operasional (terutama di negara-negara yang sedang berkembang):
(1)    Tidak bisa diterapkan pada sektor publik karena tidak ada pemilikan lain selain negara
(2)    Sejumlah besar perusahaan pada sektor swasta tidak menjual sahamnya ke pasar modal
Pengetahuan tentang bagaimana pengaruh keputusan investasi terhadap nilai pasar modal sendiri masih kurang cukup.


ANALISIS STUDI KELAYAKAN
ALAT DAN KERANGKA ANALISA
1.    Analisa aspek pasar dan pemasaran:
          metode ekstrapolasi mekanis (noncausal method),
          metode ekonometri (tentang hubungan antar-variabel), dan
          metode-metode lain (metode judgement, metode koefisien teknis).
Survei khusus yang mungkin harus dilakukan tentang consumer behavior:
·         Perilaku konsumsi                                          
·         Kepuasaan thd. produk saat ini
·         Pengetahuan produk                                    
·         Kebutuhan yg belum terpenuhi
·         Keinginan dan rencana pembelian
·         Sikap terhadap produk
·         Motif pembelian
·         Karakteristik sosial ekonomi.
2.    Analisa aspek teknik dan produksi, dilakukan oleh mereka yang menguasai pengetahuan teknis dan manajemennya (resource persons), menyangkut:
          Analisa perilaku biaya (identifikasi fungsi biaya)
          Analisa perbandingan biaya (memilih alternatif produksi yang lebih baik)
          Analisa penggantian aktiva dan penyediaan mesin
          Metode transportasi (menentukan lokas gudang)
          Pemilihan lokasi dengan metode scoring atau perbandingan biaya
          Analisa hubungan link analysis untuk mengatur tata letak fasilitas produksi
          Time and motion study untuk pengaturan skedul kerja.
3.    Analisa aspek keuangan dengan menggunakan alat berikut:
          Metode penilaian investasi
          Metode penentuan kebutuhan dana, baik modal kerja maupun aktiva tetap
          Metode pemilihan sumber dana (modal keseluruhan perusahaan. Analisis rentabilitas ekonomi, rentabilitas modal sendiri, pertimbangan aspek likuiditas)
          Analisa break event, linear maupun nonlinear
          Proyek aliran kas (anggaran kas) untuk memperkirakan kemampuan memenuhi kewajiban finansial
          Analisa sumber dan penggunaan dana
          Analisa risiko investasi (dihubungkan dengan penilaian profitabilitas investasi).
4.    Analisa aspek manajemen:
          Analisa jabatan: menentukan deskripsi dan spesifikasi jabatan
          Analisa beban kerja dan angkatan kerja: menentukan kebutuhan akan jumlah tenaga kerja
          Analisa struktur organisasi: menentukan kedalaman, dasar pengelompokan kegiatan dan hubungan antar departemen.
5.    Analisa manfaat ekonomi dan sosial:
          Melakukan penyesuaian terhadap manfaat komersial (finansial)
          Analisa manfaat dan pengorbanan sosial.

TEKNIK PRESENTASI


Artikel kali ini  tentang Teknik Presentasi, dimana kita pasti akan menjumpai hal tersebut terutama bagi rekan-rekan  yang akan menyelesaikan Tugas akhir (TA). Dalam artikel ini saya akan berbagi ilmu yang saya ketahui mengenai Teknik Presentasi
1.    Presentasi sebagai alat komunikasi
a. Presentasi merupakan alat komunikasi tangguh dalam usaha untuk menyampaikan blaporan atau keterangan
b. Presentasi juga dapat digunakan untuk menunjukan kemampuan, karena cara dari seseorang memberiakn presentasi dapat dinilai seberapa jauh ia menguasai bidangnya.
2. Tujuan teknik presentasi
a. Mempersiapkan diri sehingga sikapnya akan menunjang pembawaan presentasinya
b. Mempersiapkan materi presentasi sehingga menarik perhatian orang yang dituju
c. Mengenali masalah-masalah dalam memberi presentasi bagaimana menanggulanginya
d. Menggunakan teknik-teknik khusus agar presentasi mencapai maksud dan tujuan si pembawa
3. Prinsip dasar dalam presentasi
a. Jangan mengandalkan teks lengkap, sajikan dalam bentuk pinter
b. Pelajari setiap audience
c. Periksa ruangan dan perangkat pendukung presentasi sebelum mulai
d. Jangan bicarakan sesuatu yang mereka sudah ketahui atau tidak ingin mereka dengar
e. Jangan audience jenuh. Kejenuhan dapat dihindari dengan selingan dialog dan humor, tapi jangan berlebihan
f. Jangan merendahkan diri dengan mengatakan ”maaf saya sebenarnya tidak siap....”, atau ”saya baru belajar...”
g. Jika perlu latihan dulu. Mintalah orang dekat anda untuk memberikan umpan balik
h. Berpakaian yang rapi dan cerah !
i. Jangan bicara seperti anda sedang mengobrol dengan seseorang
j. Bersikap yang mengundang simpati dan kagum karena pengetahuan anda
4. Trik-trik presentasi tugas akhir
a. Perhatikan preferensi individu dari anggota tim dosen penguji
Setiap anggota tim dosen pasti memilki preferensi yang berbeda-beda. Ada yang berfokus terhadap korelasi antara tujuan penelitian dengan kesimpulan, fokus kepada cara presentasi anda, fokus terhadap kedisiplinan anda dalam menulis karya ilmiah dsb. Preferensi-prefensi ini harus bisa anda identtifikasikan sehingga anda dapat menyesuaikan diri dengan preferensi tersebut. Anggaplah ini adalah latihan anda untuk tantangan sesungguhnya didunia kerja, pasti bos anda yang meminta berbeda dibandingkan yang lain.
b. Tips tujuan penelitian
Tujuan penelitian sebaiknya adalah tujuan akhir dari skripsi anda berupa produk yang anda hasilkan. Anda tidak perlu menuliskan tujuan antara, karena hal ini seharusnya ditekankan ketika menjelaskan metodologi penelitian. Pengecualian jika memang tujuan akhir anda ternyata memilki 2 produk atau lebih yang berbeda dan bukan merupakan input bagi yang lainnya. Misalnya anda memilki 2 tujuan akhir, pruduk A dan B, maka jika A adalah input bagi B, maka sebaiknya yang ditulis hanya B.
1) Begin with the end in mind
-        Konsep begin with the end in mind adalah konsep dari 7 kebiasaan manusia yang efektif, dan menjelaskan pentingnya kita berfikir tentang apa yang ingin kita dapatkan pada akhirnya sebagai panduan dan patokan dalam merencenakan kegiatan kita. Semakin detail dan jelas hasil akhir yang kita ingin dapatkan semakin mudah pula anda mencari hal-hak yang harus kita lakukan untuk mencapainya.
-        Apa sih. output dari skripsi anda? Apakah berupa tabel rencana produksi, sebuahdaftar rekomendasi perbaikan, sebuah gambar desain sisem/produk, sebuah sebuah daftar hasil analisa yang berguna dalam mengambil keputusan. Artinya secara sederhana hasil skripsi anda adalah bisa berupa gambar, flowchart, tabel,daftar, tulisan yang terstruktur (rencana) dan lainnya
2) Tips slide presentasi
-          Perhatikan pada flowchart metodologi penelitian untuk mudah dibaca, jangan copy paste langsung dari aplikasi lain karena biasanya akan mengecilkan dan akibatnya sulit untuk dibaca tulisannya. Dosen anda tidak semuanya masih muda, banyak yang sudah ”dewasa”, sehingga pastikan anda menggunakan huruf besar dalam materi presentasi.
-          Huruf slide adalah simple, jenis huruf yang jelas, ukuran huruf yang bisa dibaca dari jarak 10 m dari dinding.
-          Warna slide huruf yang kontras dengan latar belakangnya.
-          Jangan jadikan anda sebagai referensi, jika bagi anda mudah atau sudah jelas belum tentu bagi orang lain adalah sama. Perhatikan yang jelas di screen komputer anda belum tentu jelas di tampilan LCD. LCD yang dimiliki departemen juga memiliki kualitas terang yang berbeda-beda sehingga belum tentu warna-warna yang anda lihat di screen komputer bisa direpruduksi dengan tepat ke layar utama.
-          Layout yang natural dari atas kebawah dan kiri ke kanan. Ini karena memang bahasa indonesia didesain seperti lain dengan lain di dunia.
-          Handsout presentasi. Warna-warna jelas dilayar belum tentu memilki hasil cetak yang mudah dibaca. Kombinasi warna-warna cantik dilayar bisa mengtakibatkan gambar pudar, huruf yang tidak tercetak jelas (apalagi dengan kualitas fotocopy yang buruk). Jika perlu buatlah versi hitam putih dari presentasi anda terlebih dahulu untuk dicetak sebagai handsout.
3) Pertanyaan sering diajukan (frequently asked questions)
Pertanyaan dibawah ini diharapkan membantu anda untuk menyiapkan diri untuk menyiapkan diri untuk menjawabnya, tetapi ini hanya sebagian kecil dari kemungkinan pertanyaan yang akan diajukan kepada anda, jadi tetap bersiap diri lebih baik.
-        Kenapa anda menggunakan metodologi ini? Apakah ada metodologi lain yang sebenarnya bisa anda gunakan? Sudahkah anda memahami semua metodologi anda?
-        Apakah konsep yang anda ajukan dapat digunakan dalam kondisi yang berbeda, tempat yang berbeda? Jika iya, apakah ada syarat-syarat khusus?
-        Apa yang anda pelajari yang menurut anda, unik dan tidak terdapat dalam teori yang anda telah baca?
Huhhhh akhirnya jadi juga..
Semoga artikel ini dapat membantu. Dan yang pasti jangan pernah lupa untuk berdo’a kepada-Nya agar presentasi anda berhasil dan berjalan dengan lancar..
Semoga sukses...